December 8, 2016

[Malaysia Part 6] Beli Oleh-Oleh, Bonus Flirting ;)


Pelajaran penting yang saya dapat setelah jalan-jalan sampai gempor kemarin adalah: jangan jalan-jalan sampai gempor, jalan-jalanlah seperlunya dan jangan berlebihan karena jalan-jalan sambil beli oleh-oleh belum terlaksana. Subhanallah... *elus kaki*

Godaan untuk jalan-jalan apalagi di luar negeri untuk pertama kalinya memang menggiurkan sekali. Kayak nggak ada rasa capek, capeknya tar kerasa pas di rumah lol. Beli oleh-oleh juga pasti nggak sekedar beli oleh-oleh terus balik ke hotel, pasti ada jalan-jalan lagi sambil menikmati pemandangan sekitar.


Beli oleh-oleh buat saya wajib kalau perginya jauh begini, minimal untuk diri sendiri lah ya sebagai kenang-kenangan hehehe. Baru kemudian beli untuk keluarga. Sayangnya sebagai turis newbie saya kalap, dikira kayak beli oleh-oleh di Malioboro sampai lupa nggak mikirin bagasi. :(
Saya sempat ke beberapa tempat beli oleh-oleh: Kasturi Walk, Pasar Seni, Kampung India, dan Petaling Street.

Kasturi Walk berupa lorong jalan yang dipenuhi pedagang suvenir dan street food. Perhatikan foto di bawah ini, benda besar berbentuk elips yang meruncing di sudutnya itu adalah bentuk dari 'Wau Bulan', layang-layang bulan Malaysia.

Kasturi Walk

Pasar Seni berdiri sejak tahun 1888. Pintu masuk dan keluar harus senantiasa ditutup. Di dalamnya terdapat banyak sekali bedak-bedak pedagang (astagaaa bahasa gue bedak, beneran orang pasar nih) yang menjual berbagai macam barang dan makanan untuk oleh-oleh.


Pasarnya rapi dan bersih banget, serta sejuk berpenyaman udara (ber-AC maksudnya). Pedagang di lantai dasar kebanyakan menjual aneka pernak-pernik oleh-oleh, sedangkan pedagang di lantai atas kebanyakan menjual kaos, kain, dan......... baju batik! Aih berasa di Jogja. #nggak

Salah satu bedak yang menjual batik

Interior Pasar Seni Lorong Melayu

Interior Pasar Seni Straits Chinese

Interior Pasar Seni Little India

(Baca juga: [Malaysia Part 3] Tentang Hotel Geo , [Malaysia Part 4] Jatuh Cinta dengan Nasi Briyani?)

Kampung India di Jalan Masjid India adalah tempat yang katanya bagus untuk beli kain dengan harga yang dapat ditawar. Kalau kamu penggila sinetron India dan pingin beli kain sari atau parfum khas India, disini tempatnya. Penduduk lokal juga banyak yang beli baju di Kampung India. Pernah dengar obat penumbuh rambut Wak Doyok? NAH DI KAMPUNG INDIA ADA WAKAKAKAKAK. Anjir kirain cuma guyonan bapak-bapak di kantor ternyata ada beneran toh Wak Doyok ini. Anjir sumpah ngakak! XD

Tujuan terakhir: Petaling Street (China Town). Dari kecil saya suka dengan hal-hal berbau Cina, eksaytid dong masuk ke China Town. Apalagi kalau malam hari, cantik sekali lampion-lampion yang dipasang sepanjang jalan.

cr: ainilala27

Petaling Street dikelilingi hotel, kedai-kedai makanan Cina, dan toko maupun lapak oleh-oleh. Buat yang suka Chinese food (dan nggak ada masalah dengan halal-haram makanan) tempat ini cocok untuk berwisata kuliner. Pernak-pernik oleh-oleh bisa ditawar di Petaling Street, dari brosur yang saya baca ada juga lho barang KW disini hahaha yaiya.


Karena saya nggak pandai tawar-menawar jadi waktu di Petaling Street saya dan teman saya masuk ke toko yang nggak pakai nawar. Saya belanja di Hiro Comic World, sebenarnya asal masuk aja sih eh ternyata cocok yasud belanja deh sampe mabok (sampe mabok-nya bohong). Pedagangnya orang Jepang, karena kami nggak tau kalau beliau orang Jepang teman saya manggilnya tacik lolol. Tacik ini punya anak laki-laki yang cantik ganteng dan jago nyepik mengakrabi pembeli.
Berhubung flirting dengan cowok unyu keturunan ras Mongoloid di tanah air hampir mustahil dilakukan, maka jika datang kesempatan langka itu di negara tetangga ya jangan disia-siakan BAHAHAHAHA. Kami bertiga ngobrol ngalor ngidul, lucu sekali waktu tau dia nggak mau naik AirAsia karena takut pesawatnya jatuh. XD Terus kami berdua dikasih kartu namanya, ooohhh ternyata bapaknya Malaysian-Chinese toh. Waktu bayar saya dikasih bonus gantungan kunci dan dia bilang "you comel". Anjirrr kebanyakan nonton Upin Ipin saya ngakak dibilang comel. -__________-


Semoga 'comel'-nya dalam Bahasa Melayu ya bukan dalam Bahasa Indonesia hahaha. Tacik juga baik banget suka ngasih diskon. :D Kampretnya saya lupa nggak minta foto bareng tacik dan anaknya yang cantik ganteng unyu ala trainee JYP itu. :p

to be continued...

2 comments:

  1. Kayaknya bonus nya yang lebih ngena deh. Gimana tuh kelanjutannya..?#penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelanjutannya...pamitan pulang ke indonesia habis bayar belanjaan XD

      Delete