September 27, 2016

Potterhead Questions Tag

source: harrypotter.wikia.com

Yesterday I read annisast's post about family tag so today I decide to follow her step: answer questions tag. Not about family but Harry Potter. I got this Harry Potter questions tag from Tissam Est La, a French-English blogger.

Check this out~~~



1. Favorite book?
Harry Potter and the Half Blood Prince, this book has opened a door for me to the Harry Potter's magic world.
cr: ellloka

2. Least favorite book?
Harry Potter and the Goblet of Fire, too much characters appeared. I can't handle it.
cr: land_of_literature

3. Favorite movie?
Harry Potter and the Goblet of Fire, lol. I love visualization of the games and the Yule Ball. I love to watch students from other wizarding schools.
source

4. Least favorite movie?
Harry Potter and the Order of the Phoenix. I don't know exactly why I don't like it. I think it because of Sirius' death. T_____T Damn Bellatrix!
source

5. Favorite quote?
"Orang dewasa bodoh dan pelupa kalau dia melupakan yang muda"
- Albus Dumbledore -
(from book six, I read in Bahasa).
source

6. Favorite Weasley?
BILL WEASLEY! He's smart, brave, reliable, cool, tall, mature... He has a stable career... Oh my God I wish I was Fleur.
source: hogwartsfansite on tumblr

7. Favorite female character?
Luna Lovegood. She's unique and confidence with her uniqueness.
source

8. Favorite villain?
None

9. Favorite male character?
Bill Weasley, go back to number 6.

10. Favorite professor?
Professor Lupin, learning by doing. ;)
source

11. Would you rather wash Snape's hair or spend a day listening to Lockhart rant about himself?
Wash Snape's hair, it'll only spend 20-30 minutes including applied conditioner. Well...I hope so.
source

12. Duel an elated Bellatrix or an angry Molly?
An angry Molly of course. No matter how angry she is, she won't kill me with an avada kedavra.
source: imaginesharrypotter on tumblr

13. Would you rather travel to Hogwarts via the Hogwarts Express or the flying car?
Hogwarts Express, it's safer. Yeah.
source

14. Kiss Voldemort or give Umbridge a bubble bath?
Kiss Voldemort. A sixteen years old Voldemort, to be exact.
source

15. Is there a character you felt differently about in the movies?
Yes, Ginny Weasley. She is a beast and very cheerful (and inside her head is not only about Harry Potter) in books but so weird in movies.
source

16. Is there a movie you preferred to the book?
No, book is better. But it doesn't mean movie is bad.

17. Which house were you sorted into on Pottermore?
Ravenclaw. House for the smarts!
source

18. Which spell do you think would be most useful to learn?
Summoning spell, Accio! It will very useful especially when I'm too lazy too move I lost something.

19. If you could own one of the Hallows, which would you choose?
The invisibility cloak, I can sneak wherever I want. My goal is traveling around the world with it so I don't need to pay for planes, visas, and hotels lol. #muggles
source

20. Is there any aspect of the books you'd change?
No, I'm terrible at plotting story.

21. If you could bring one character back from death, which would it be?
FRED WEASLEY!!! Duh!
source


This is my very first post about questions tag. It's really fun when I run out of idea but still want to post something. XD

Try it too!

September 23, 2016

Jangkrik, Nostalgia Beneran Boss!

[spoiler alert]
source

Sejak mendengar berita film Warkop DKI akan di-remake dengan menampilkan Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro sebagai Dono, Kasino, dan Indro berbulan-bulan lalu, saya bertekad harus nonton! Saya fans Warkop DKI dari jaman saya masih pake seragam putih merah. Tiap ada film Warkop DKI yang tayang di TV pukul satu siang saya selalu nonton. Saya dulu suka Kasino karena menurut saya Kasino paling ganteng di antara trio DKI wakakak.

Tapi itu alasan kedua bukan alasan pertama. Alasan pertama saya harus nonton 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1' adalah karena pemainnya ganteng-ganteng dan tinggi-tinggi, hahaha aku harus jujur. Plis setelah nonton '99 Cahaya Di Langit Eropa' saya jatuh cinta sama om Abimana. Huhuhu. Sampe nge-ship Abimana-Acha dan buyar karena Abimana ternyata anaknya empat lolol. Se-kudet itu saya sama berita selebritis dalam negeri.


Begitu filmnya tayang beneran di bioskop, saya hampir nggak jadi nonton (padahal pingin banget) karena sodara saya nggak mau nemenin nonton. Terus ada desas-desus yang bilang kalo lawakannya nggak lucu dan maksa, yaudah deh relakan Abimana. Hampiiiiir nyerah eh teman saya nulis review film 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1' di blognya (bisa dibaca disini), dan yes dia sukses membuat saya berangkat ke bioskop! Kebetulan senior di kantor juga penasaran filmnya dan ngajak saya nonton, ya cus lah ya~~~

Terhibur, bahagia, sukses nostalgia, dan nggak rugi. Itulah kesan saya setelah nonton 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1'. Fix harus nonton Part 2. Yang bilang kalo lawakannya nggak lucu dan maksa pasti nggak pernah nonton versi original Warkop DKI. Cih. :p

source

Hawa nostalgia sudah terasa mulai dari perkenalan tokoh DKI lengkap dengan kesialan masing-masing, Dono selalu jadi yang paling sial (tapi akhirnya jadi yang paling mujur). Kemudian celetukan khas Kasino tentang fisik seseorang, contoh waktu Kasino menertibkan demonstran dan kebetulan ada yang giginya bogang Kasino nyeletuk "gigi bogang lo benerin dulu baru demo" itu bikin saya ngikik lama banget nggak bisa berhenti. XD Lalu ada pesawat terbang yang mundur gara-gara Dono ketinggalan sikat gigi, mengingatkan saya ke film jaman dulu yang Dono ditinggal Madona pulang ke Amerika Serikat.

Best moment dari 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1' bagi saya adalah scene setan kredit. Horor di awal, kampret di belakang. Sama-sama manusianya, dikira bukan manusia karena kulitnya hitam legam berbaur dengan kegelapan malam, cuma bibirnya aja yang merah. XDDD Hitamnya luntur pun ke tangan Kasino, "Gila ni anak hitamnya nular". XDDD Semoga nggak dianggap rasis ya.

Masih tentang Kasino, nyanyian kode versi original lebih bagus daripada versi reborn. Bukan dari segi suara tapi dari segi lirik. Nggak tau ya kalo menurut saya lebih jelas kalimat yang dinyanyikan Kasino daripada yang dinyanyikan Vino. Hehehe.

Kemudian scene waktu Dono, Kasino, dan Indro berdiri di halaman depan rumah pakdenya Dono, itu fake kan pemandangannya? Efek digital kan? Rumah megah tradisional khas Jawa mungkin saat ini susah ditemukan di Jakarta. Sayang sih menurut saya. But no problemo, kekurangan ini bagaikan buih di samudera. Bisa diabaikan.

Hmmm apalagi ya.....ooooohhhhh thanks my friend, kak Dewi, yang sudah mereview 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1'. Berkat tulisan anda saya akhirnya tau kalo Kasino logatnya logat Kebumen, Dono paling polos di antara mereka bertiga, sindiran politik sudah ada dari jaman baheula di film Warkop DKI, dan saran untuk nggak meninggalkan bangku dulu setelah film selesai karena ada sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. :D *tadi ngakunya fans tapi banyak nggak taunya gimana sih*

cr: strobriti.com

Terakhir untuk mengakhiri postingan ini, sebaiknya jangan bawa anak-anak nonton 'Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part: 1', nggak cocok. Baik dari segi obrolan dewasa tentang cewek maupun dari segi pakaian si cewek. ;)

See you on my next post!

XO

post signature

September 21, 2016

My Sister's Potterhead Side

(This post is written by my sister. Enjoy!)

source: harrypotter.wikia.com

Beberapa minggu terakhir ini gue sama sodara gue lagi kena demam Harry Potter untuk kesekian kalinya. Harry Potter jadi bahasan asik dan berhasil mengalihkan sebagian perhatian gue dari si Tjabe (Byun Baekhyun).

Film Harry Potter pun gue tonton lagi untuk kesekian kalinya. Bulan Agustus kemarin sebuah stasiun TV swasta menayangkan film seri Harry Potter. Gue sama sodara gue nobar dan sekali dua kali, tiga kali, dan berkali-kali kita komen apa pun tentang scene yang lagi kita tonton. Berisik dan annoying banget lah pokoknya. Kita nonton di rumah nenek dan alhamdulillah nenek gak keganggu sama sekali sama ulah cucu-cucunya ini. Nenek emang gitu ya, lebih sabar sama cucunya wehehehe.

Gue lagi in the middle of bikin Horcrux (video tutorialnya disini) waktu nonton 'Harry Potter and the Goblet of Fire'. Jadi sambil nonton gue nyambi bikin Horcrux yang tentu aja memecah konsentrasi gue. Tapi ya bodo amat seri keempat ini bukan favorit gue wkwkwkwk.

Setelah seri keempat selesai tayang, gue sama sodara gue nunggu-nunggu banget akhir pekan selanjutnya seri kelima dan keenam tayang. Penantian gue berakhir dengan kekecewaan. Stasiun TV yang bersangkutan tidak menayangkan seri kelima dan keenam. Kamvvret. Gue terlalu banyak berharap. Meskipun di laptop udah ada film Harry Potter lengkap, nonton filmnya langsung di TV itu lebih greget kalo menurut gue. Sama banget rasanya kalo lagi jalan-jalan di mall trus tiba-tiba ada lagu EXO yang diputer hahahaha. #fangirl


Baru-baru ini sodara gue men-download lagi semua seri Harry Potter. Kali ini berhasil dapet yang HD. Ahey!

Maraton pun siap dijalani. Nonton film mulai dari yang pertama. Saking seringnya nonton, gue hafal sama jalan ceritanya. Jadi udah gak memfokuskan seluruh perhatian ke jalan ceritanya. Banyak hal-hal menarik lainnya yang minta banget diperhatikan. Contoh gampangnya? Seeker dari tim Slytherin di 'Harry Potter and the Sorcerer's Stone' ehehehehe.

source: harrypotter.wikia.com

Gue sama sodara gue langsung bahas apa pun yang sebenernya gak penting terlintas di pikiran waktu lihat si mamas Seeker. Sodara gue sempet kepo siapa pemerannya dan waktu tau dia punya akun instagram langsung deh cus ke instagramnya bersiap stalking. Eh dikunci. Yaudah serah lo deh, Mas.

Selama nonton seri yang pertama ini sodara gue sempat nyeletuk dua kali gimana caranya si Quirrell tidur sementara di belakang kepalanya ada mukanya Voldemort. Gue gak dapet jawaban dan akhirnya gue ikutan nyeletuk asal: mungkin ini alasan kenapa Voldemort gak punya hidung. Quirrell tidur ya tidur aja. Bodo amat sama parasit yang nemplok di belakang kepalanya. Toh si parasit Voldemort juga gak bisa apa-apa kalo mukanya keteken ke bantal sampe idungnya rata tinggal lubangnya doang.

source: harrypotter.wikia.com

Maraton berlanjut ke seri kedua, 'Harry Potter and the Chamber of Secrets'. FAVORIT GUE!

Ruang rekreasi asrama Slytherin muncul di seri kedua ini. Pikiran gue langsung melayang membayangkan gue berada di dalam sana dan memandang ke jendela yang langsung mengarah ke kedalaman danau Hogwarts. Membayangkan makhluk bawah air yang ukurannya berkali-kali lipat dari ukuran manusia melintas di depan mata itu rasanya creepy dan menghipnotis...

source: secrethorcruxes on tumblr

Makhluk besar lain yang muncul di film kedua ini adalah Aragog, king of Arachnids. Scene Harry dan Ron berada di sarang Aragog memancing munculnya komentar gue dan sodara gue. Sodara gue yang sebelumnya suka Ron Weasley (sebelum secara mendadak berpaling ke Bill Weasley) berkali-kali bahas ekspresi ketakutan Ron saat berada di sarang laba-laba dan dikelilingi puluhan atau mungkin ratusan anak-anak Aragog. Sodara gue tiba-tiba nyeletuk nanya gimana caranya Aragog beranak pinak. Iya sih ya, gimana caranya? Apa ada queen of Arachnids? Gue belum baca buku karangan Newt Scamander jadi gue gak tau Aragog itu beast yang gimana :P

source: slythertan.tumblr.com

Mundur sedikit ke belakang. Ke scene Harry masuk ke dalam memori Tom Riddle 50 tahun yang lalu melalui diary lusuh milik Tom. Saat itu Tom masih berusia 16 tahun. GANTENG.

source: buzzfeed

Karena ketampanan Tom Riddle ini, gue dan sodara gue langsung bahas tentang cewek-cewek di Hogwarts pada masanya. Imajinasi gue sama sodara gue...

Tom dikagumi banyak gadis di Hogwarts. Sayangnya gak ada yang berani deketin. Tapi ada satu gadis pemberani yang berusaha mendekati Tom... tapi kemudian menjauh lagi karena merasa Tom menakutkan...

source: buzzfeed

...atau gak jadi menjauh deh. Kan Tom pintar bermanis-manis mulut kalo ada maunya. Jadi si gadis ini dimanfaatin aja buat mencapai tujuan Tom mengumpulkan pengikut yang juga buat dimanfaatkan buat mencapai tujuannya sendiri.

Yah kenapa deh malah jadi alur fanfic.

Eh ngomong-ngomong soal fanfic, gue sempet cari fanfic Tom Riddle karena gue gak rela dia jadi jelek gak punya hidung. Gue dapet di wattpad satu fanfic yang ceritanya paling bagus menurut gue.

Balik lagi ke filmnya. Ke scene Harry berada di Kamar Rahasia bareng Ginny, Tom, dan Basilisk. Gue gak tau kenapa waktu scene ini imajinasi gue jadi agak pervert.

Waktu Harry dikejar-kejar Basilisk, Tom tinggal berdua aja sama Ginny di ruang utama Kamar Rahasia. Bosen nungguin Harry Basilisk balik, Tom memandang Ginny yang terkulai di lantai Kamar Rahasia yang dingin. Entah kenapa Tom tiba-tiba merasa tak tega membiarkan Ginny terkulai mengenaskan. Ginny gadis manis yang telah mencurahkan segala keluh kesahnya kepada Tom melalui diary milik Tom yang sebelumnya diselipkan oleh Lucius Malfoy di kuali Ginny ketika Ginny dan keluarga Weasley di toko buku Flourish and Blotts.

Tom memandang Ginny. Mengamati gadis kecil yang telah mencurahkan isi hatinya kepadanya. Singkat cerita, Tom, tanpa ia sendiri sadari, bisa merasakan hal yang selama ini tidak pernah dia rasakan sebelumnya: pri-kemanusiaan(?).

Hatinya tergerak untuk menyelamatkan Ginny. Tom berlutut di samping Ginny bermaksud untuk menggendong gadis kecil itu dan keluar dari Kamar Rahasia. Ginny terbangun saat Tom menyentuhnya. Ginny memandang Tom sedikit ngeri bercampur kagum karena ketampanan Tom. Tom tersenyum ramah pada Ginny. Kok bisa sosok sedingin dan semisterius Tom bisa berlaku demikian? Apa dia memang penuh teka-teki seperti namanya, riddle yang memang berarti teka-teki... Ataukah Tom mulai bisa merasakan -seperti kata Dumbledore- cinta...

Dan di sinilah hal pervert yang ada di pikiran gue terjadi...

source: my-harry-potter-generation on tumblr
...
...

Setelah sembilan bulan sepuluh hari kucing-kucingan dengan Basilisk, Harry berhasil keluar dari labirin pipa Kamar Rahasia yang rumit disusul oleh Basilisk. Harry dan Basilisk kaget melihat Tom dan Ginny yang sedang menggendong Tom Riddle generasi III yang (dalam imajinasi gue) mirip sekali dengan Tom (hahaha). Harry dan Basilisk menyadari apa yang telah terjadi dan merasa sangat terpukul. Bagaimana bisa Ginny berbuat demikian sementara Harry berjuang mati-matian melawan Basilisk. Basilisk juga tak kalah terpukul dengan Harry. Kenapa majikannya tega memperdayanya untuk mengejar Harry agar dia bisa berdua saja dengan Ginny. Tapi keduanya juga menyadari bahwa tak seharusnya mereka membiarkan laki-laki dan perempuan berduaan di tempat sepi.

Basilisk kembali masuk ke dalam sarangnya di balik relief raksasa wajah Salazar Slytherin si pendiri Kamar Rahasia, sementara Harry yang memang berjiwa besar kembali ke kastil yang berada di atas Kamar Rahasia.

Tom, Ginny, dan Tom Riddle generasi III pun meninggalkan Kamar Rahasia dan hidup bahagia di Rumah Riddle._ Yaaaaay!!! \(^0^)/

Nah kalo ceritanya kayak gini kan Tom tetep ganteng dan gak perlu sampai kehilangan hidung gara-gara jadi parasit di belakang kepala Quirrell. Dan yang paling penting: gak sampai berpasangan dengan Bellatrix di masa tuanya. Hahahahaha.

source: hogwartsisthebest on tumblr

Lanjut ke 'Harry Potter and the Prisoner of Azkaban'Seri favorit gue setelah 'Chamber of Secrets'!!! Well, sebelum 'Harry Potter and the Half-Blood Prince' menyerang hehehe ada Tom Riddle kesayangan ehehehe.

Di seri ketiga ini gue sayangnya gak dapet ide buat bikin ff atau nge-zonk-in Voldemort. Jadi lanjut deh ke 'Harry Potter and the Goblet of Fire'.

Jeng jeng jeng... ide bikin ff juga gak muncul waktu gue liat seri keempat ini. Tapi gue seneng liat rumah mendiang keluarga Riddle ditampilkan. Yah meskipun nggak dalam bentuk yang selayaknya sih ya. Rumah yang dulu megah dan menjadi tempat tinggal seorang pemuda tampan bernama Tom Riddle Sr. beserta ayah dan ibunya, Thomas Riddle dan Mary Riddle, di seri keempat kondisinya berubah total menjadi tak terawat dan terkesan menyeramkan. Ketiga penghuninya dibunuh secara magis beberapa tahun sebelumnya. Pelakunya? Tak lain dan tak bukan adalah Tom Marvolo Riddle, anak dari Tom Riddle Sr., otomotis cucu dari Thomas Riddle dan Mary Riddle. Duh Tom lo tuh ya ganteng-ganteng tapi kenapa deh kelakuan bengis banget. Tanya JK Rowling.

The Riddle House (source: pottermore.com)

Seri kelima, 'Harry Potter and the Order of the Phoenix', gue tonton sendirian tanpa nunggu sodara gue. Gue lagi sakit waktu itu. Gak masuk kerja. Daripada bosen cuma baring-baring gak jelas yaudah mending nonton film.

Di menit-menit awal eh si Voldemort udah nongol ajin di stasiun kereta. Pala gue langsung sakit. Berbeda dengan Harry Potter, penyebab rasa sakit di kepala gue bukan bekas luka berbentuk sambaran petir, tapi luka tak kasat mata yang ditorehkan JK Rowling secara gak langsung karena membuat tokoh si tampan Tom Riddle berubah jadi monster tak berhidung bernama Voldemort. "Pala lo sakit karena lo liat setan. Voldemort kan setan." Kata temen gue di WhatsApp waktu gue nyeletuk soal kepala gue yang sakit waktu liat Voldemort. Harry, I know how you're feeling LOL.

Gue lagi-lagi baper saat scene Voldemort vs. Dumbledore di Kementrian Sihir. Dumbledore tetep manggil Voldemort dengan nama Tom. Yang terlintas di benak gue saat nama Tom disebut adalah sosok Tom Riddle di seri kedua dan keenam secara bergantian. Tapi yang ada di depan mata malah si monster tak berhidung. Makin sebel aja gue sama Voldemort. Bagi gue (dan Ginny hahaha), sosok Tom Riddle dan Voldemort adalah dua sosok yang berbeda.

source: harrypotter4lifealways

Beberapa hari setelah gue nonton di laptop, eh seri kelima ditayangin di TV. Lebih malam daripada seri-seri sebelumnya. Gue masih sakit dan gak bisa banget buat begadang bela-belain Harry Potter. Sodara gue nonton sendirian dan kayaknya sih sampe filmnya selesai.

Cus 'Harry Potter and the Half-Blood Prince'. Yeay!!!

Gue suka waktu Dumbledore ngerapiin rumah yang diacak-acak secara sihir oleh Slughorn sendiri. Dan momen berubahnya sofa menjadi Slughorn itu gue suka banget. Udah liat behind the scene-nya juga jadi kesannya makin keren aja jadinya hehehe.

source: scifi.stackexchange.com

Gue anteng nonton waktu scene Tom Riddle umur 16 tahun hahaha. #fangirl

source: harrypotter.wikia.com

Di awal kemunculannya di memori Slughorn yang dimodifikasi Tom keliatan semacam pesolek kalo menurut gue. Tapi lama-lama creepy juga komuknya. Umur segitu ceritanya dia udah bunuh ayah sama kakek neneknya dan bikin pamannya dijeblosin ke penjara Azkaban. Gilak ya anak hasil ramuan cinta kelakuannya ckckck.

cr: bloodydifficult

Di alinea sebelas tulisan ini gue bertanya-tanya tentang Queen of Arachnid yang gue masih sangsi akan keberadaan makhluk tersebut. Dua hari yang lalu saat baca 'Harry Potter and the Chamber of Secrets' (versi bahasa Inggris) yang bagian Aragog, akhirnya terjawablah pertanyaan yang sebetulnya sudah bisa terjawab seandainya gue lebih memperhatikan Aragog saat baca 'Harry Potter dan Kamar Rahasia' dulu. Maaf maaf nih Gog, gue fokusnya kan ke Oliver Wood sama Tom Riddle hehehe.

"When I was discovered, and blamed for the death of a girl, he protected me. I have lived here in the forest ever since, where Hagrid still visits me. He even found me a wife, Mosag, and you see how our family has grown ..." - from 'Harry Potter and the Chamber of Secrets'

Aragog tamat. Lanjut ke 'Harry Potter and the Deathly Hallows'.

Bukan seri favorit gue. Udah.

Eh bentar. Di seri terakhir ini katanya ada Oliver Wood muncul. Hah?????? Masa sih??? Di menit ke berapa??? Kok gue gak tau??? *katanya ngefans??*


Ternyata setelah gue selidiki(?), iya emang ada Oliver Wood. Tapi cuma sekelebat doang. Naik sapu sama bilang "Come on!" di scene Battle of Hogwarts. Pfffft cuma lewat terbang doang. Kirain muncul sejelas-jelasnya kek di seri pertama dan kedua.

Yaiyalah nyet kan ceritanya 'Harry Potter and the Deathly Hallows', bukan 'Oliver Wood and the Quidditch Pitch' *selftalk*

source: harrypotter wikia

Bye!

September 16, 2016

Renang, Perosotan, dan Kena Tsunami di 'Hawai Waterpark' Malang

Foto ini satu-satunya foto yang saya ambil sendiri
Foto-foto lain yang ada dalam postingan ini saya ambil dari instagram hawaiwaterpark

Setelah melewati bulan Agustus yg cukup hectic di tempat kerja, awal September kemarin saya pergi refreshing ke 'Hawai Waterpark' untuk main air. Kenapa main air? Karena main air lebih menyenangkan daripada hati ini dimainin orang.

(Maaf selera humor lagi receh)

Area 'Hawai Waterpark' dilihat dari atas

'Hawai Waterpark' tergolong tempat wisata baru di wilayah Malang, Jawa Timur. Selain baru, juga bertaraf internasional! Andalan tempat wisata ini adalah ombak Tsunami di wahana 'Waikiki Beach'. Hmmm.......gimana ya sensasi diterjang ombak (yang diklaim) terbesar di Indonesia ini? Keep reading!


'Waikiki Beach' dibuka pada jam-jam tertentu, sambil nunggu wahana itu dibuka ya main wahana yang lain dong ya. Saya sempet nyoba renang (pake pelampung of course) di 'Akaolu Pool', main perosotan di 'Hawai Water House', 'Ekolu Slide', dan 'Wailele Slide', terus ngapung ngikutin arus di 'Waimea Stream River'.

Penjelasan satu-satu begini:

Akaolu Pool
Kolam renang biasa berbentuk lingkaran dengan kedalaman maksimal 130 cm. Selain untuk renang santai kolam ini juga sepertinya difungsikan untuk main games, karena ada dua gawang yang saling berhadapan di tepinya.

Saya sih nggak memanfaatkan gawangnya karena lebih suka renang mumpung pake pelampung, ehehe. Pelampung di 'Hawai Waterpark' tersedia melimpah dan gratis. Pinter-pinter milih aja soalnya ada yang resletingnya copot.


Hawai Water House
Kolam dengan perosotan di aneka macam ketinggian. Karena tiket masuk mahal ya harus dicoba semua biar nggak rugi. #prinsip


Sialnya saya nggak tau kalo legging kaos ternyata nggak cukup licin untuk merosot. Jadinya saya dikit-dikit berhenti, ditendang temen, merosot lagi, repeat.

-__________-

Nggak berasa banget adrenalinnya.

-____________________-

(Pesan moral: pakailah pakaian renang berbahan licin di 'Hawai Waterpark).

Satu-satunya perosotan di 'Hawai Water House' yang bersahabat dengan legging kaos saya adalah perosotan terowongan yang paling tinggi. Lancar jaya nggak pake acara macet di tengah pipa. Yeay! Deg-degan sih karena tertutup dan meluncur dalam keadaan berbaring jadi nggak tau medan di depan nanti masih meliuk-liuk atau turunan tajam. Yang fobia ruang sempit mendingan nggak usah nyoba perosotan ini.




Ekolu Slide
Another perosotan yang nggak seru karena legging salah bahan. -__________-

Sebenernya dilihat dari sisi ketinggian, perosotan ini cukup bikin deg-degan. Pola perosotannya: menurun-datar-menurun-datar-menurun.

Tiap bagian datar, saya mandek dan harus struggle bergerak-gerak supaya bisa meluncur kembali. -_________- Malu sebenernya ada yang ngetawain tapi ya bodo amat lah orang ngga kenal.

'Ekolu Slide' (kiri) dan 'Wailele Slide' (kanan)


Wailele Slide
Sebelahan sama 'Ekolu Slide'. Kalo 'Ekolu Slide' perosotannya ada tiga, yang ini cuma ada satu. Sudut kemiringan hampir sembilan puluh derajat! Nggak heran kalo pihak 'Hawai Waterpark' ngasih 10/10 untuk level adrenalinnya (setara level adrenalin ombak Tsunami di 'Waikiki Beach'!!).

Nggak peduli bahan legging lo apa, dijamin 100% bakal meluncur dengan kecepatan mantap bin yahud sampe bawah. Saya teriak di tengah-tengah karena cepet banget gilak kaya naik pesawat jet NASA! (Padahal belum pernah ke kantor NASA). Karena cepettttt banget meluncurnya jadi kesannya bentarrrrr banget tau-tau nyampe bawah keselek air karena mangap teriak. Wahana ini patut dicoba!


Waikiki Beach
Waini gong-nya. Enak-enak renang santai di 'Akaolu Pool' tiba-tiba ada musik EDM yang disetel keras banget diselingi suara ajakan mas-mas penjaga "pantai". Mas-mas itu ngajak semua pengunjung 'Hawai Waterpark' ngumpul di 'Waikiki Beach' untuk merasakan sensasi ombak Tsunami.

Kolam langsung penuh dengan manusia-manusia penantang ombak. Ada yang bergerombol tepat di depan garis keluarnya ombak, ada yang bergerombol di tengah-tengan terus gandengan tangan sama temen-temennya, ada yang meluk pacarnya, ada yang maksa temennya untuk ke tengah padahal temennya takut tapi dia ngotot maksa aja (saya). Semua menunggu datangnya ombak.

Dan..........ombak pun datang..........menghempas serta menggulung manusia-manusia sok pemberani di dalamnya. BENERAN TERGULUNG-GULUNG BANGET!!! Udah nggak bisa mikir apa-apa lagi pas kegulung ombak.


Nggak berhenti sampe disitu, ombak susulan datang (untungnya lebih kecil) kombinasi dengan ombak pertama yang balik karena membentur tembok kolam, makin pasrah sudah raga ini terombang-ambing. Kekhawatiran saya cuma satu: khawatir kalo berbenturan dengan orang lain pas kegulung ombak pertama. Untungnya kekhawatiran itu nggak terjadi.

Saran saya mending pake pelampung deh, separah-parahnya kegulung masih bisa ngapung. Kolamnya memang cuma selutut tapi kita nggak boleh berdiri di dalamnya. Harus duduk.


Waimea Stream River
Saatnya rileks menenangkan diri setelah diterjang Tsunami, wkwk. Sewa ban double untuk dua orang dan leha-leha mengikuti arus 'Waimea Stream River'.

Belum ada lima menit sewa ban, hujan turun deres banget. Zzzzzzz. Udah terlanjur basah yaudah nyemplung aja sambil hujan-hujanan. Ada gua yang kami lewati, gelap dan ada efek suara-suara petir yang (maaf) annoying.


Habis itu tiba-tiba ada ombak besar (buatan mesin yang menderu di sebelah kolam). Hujan deras plus ombak yang bergejolak adalah paduan pas yang membuat saya akhirnya nyerah menyusuri 'Waimea Stream River'. Saya membayangkan kalo tiba-tiba ada ikan hiu besar dan mangap siap menelan kami berdua. Wakakakakak. Udah nggak paham sama imajinasi sendiri. Lagian saya takut sih hujan-hujan di dalam kolam, nanti kalo ada petir gimana? Mending mandi cantik terus pulang.


Kamar mandi di 'Hawai Waterpark' tersedia banyak, ada yang pake bak ada yang pake shower. Loker penitipan juga so pasti ada dan kunci loker kita gelangin di tangan. Gelangnya nggak gampang lepas tenang aja. Terus untuk makan bisa di food court yang tersedia disana. Rasa makanan dan minumannya cocok di lidah, waktu itu saya beli chicken teriyaki (porsinya banyak!!!) dan hot chocolate (yummy abezzz...).

Mushola ada tapi tempat wudhunya campur laki dan perempuan.

Sistem bayar (makanan, minuman, sewa ban) di 'Hawai Waterpark' pake deposit di gelang karet yang kita pake waktu masuk. Gelangnya jangan sampe hilang karena setara tiga puluh ribu rupiah, bannya kalo habis dipake hendaknya dibalikin lagi ke mbak-mbak di konter sewa ban jangan ditelantarin (HAHAHAGUETELANTARINHAHAHA) karena setara sepuluh ribu rupiah. Sisa deposit, gelang, dan ban bisa dicairkan di pintu keluar. ;)


Belum bisa ke pulau Hawaii mending ke 'Hawai Waterpark' aja dulu gaes. Hohoho. ^o^


Hawai Waterpark
Jl. Perumahan Graha Kencana Raya - Malang

Weekday (Senin-Jumat)
10 PAGI - 4 SORE
Rp. 75.000,-

Weekend (Sabtu-Minggu, tanggal merah, high season)
8 PAGI - 5 SORE
Rp 100.000,-

(Ada diskon untuk yang bayar pake kartu ATM Mandiri)

See you on my next post!

XO

post signature