July 2, 2020

Hidup Berkacamata


Tulisan ini terinspirasi dari postingan Jane from the Blog yang berjudul "Kacamata dan Kepercayaan Diri". Setelah membaca, saya jadi pingin juga membuat tulisan yang serupa. Pingin menuliskan (((sejarah))) dari kapan saya pakai kacamata, kenapa, sudah berapa kali ganti kacamata, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan itu.

June 7, 2020

Film-film yang Ditonton Ketika #DiRumahAja (Bagian 2)


Tepat dua bulan yang lalu, saya nulis review singkat tiga film yang saya tonton ketika di rumah aja. Hari ini saya mau nulis lagi tentang topik itu. Bedanya dengan bagian satu, bagian dua ini film yang saya tonton lebih banyak. Lebih dari tiga. Urutan nulisnya sesuai dengan urutan nonton. Selamat membaca!

Review Buku 'The Geography of Bliss'


Identitas Buku
Judul: The Geography of Bliss
Penulis: Eric Weiner
Penerjemah: M. Rudi Atmoko
Penerbit: Qanita
Jml. halaman: 572 hlm.
ISBN: 978-602-402-150-4
Cetakan: I, Juli 2019 (Edisi Keempat)


Blurp
"Tulisan yang menyentuh ... mendalam ... buku yang hebat!" -National Geographic

"Selalu ada pencerahan di setiap halaman buku ini." -Los Angeles Time

The Geography of Bliss membawa pembaca melanglang-buana ke berbagai negara, dari Belanda, Swiss, Bhutan, hingga Qatar, Islandia, India, dan Amerika ... untuk mencari kebahagiaan.

May 21, 2020

Review Buku: 'The Geography of Genius'


Identitas Buku
Judul: The Geography of Genius
Penulis: Eric Weiner
Penerjemah: Barokah Ruziati
Penerbit: Qanita
Jumlah halaman: 576 hlm.
ISBN: 978-602-402-024-8
Cetakan: II, Desember 2016

May 20, 2020

Review Buku 'The Origin of Species' (Membacanya Bisa Membuat Jadi Ateis?)


Identitas Buku
Judul buku: The Origin of Species (Asal Usul Makhluk Hidup)
Penulis: Charles Darwin
Penyunting: Hasnul Arifin
Penerbit: Penerbit NARASI
Jumlah halaman: xii + 596 hlm.
ISBN (10): 979-168-527-4
ISBN (13): 978-979-168-527-6
Cetakan: I, 2017

April 30, 2020

Review Buku '1001 Masjid di 5 Benua'



Identitas Buku
Judul: 1001 Masjid di 5 Benua
Penulis: Taufik Uieks
Penerbit: Penerbit Mizan
Cetakan: I, Oktober 2016
Jumlah halaman: 260 hlm.
ISBN: 978-979-433-971-8

April 7, 2020

Film-film yang Ditonton Ketika #DiRumahAja


Sudah hampir tiga minggu saya menjalani WFH alias work from home. Enak juga ngerjain kerjaan kantor di rumah sambil disambi ngerjain hal lain seperti cuci baju, berjemur matahari, lihatin kebun, membaca buku, atau menonton film. Kegiatan yang terakhir jarang saya lakukan sih karena lagi ngebut baca buku yang udah numpuk entah dari sejak kapan hehe. Selama periode #DiRumahAja sampai tulisan ini terbit, saya hanya nonton tiga film. Reviewnya sebagai berikut.

April 4, 2020

Review Buku 'The Seven Good Years'


Identitas Buku:

Judul buku: The Seven Good Years
Penulis: Etgar Keret
Penerjemah: Ade Kumalasari
Penerbit: Bentang Pustaka
Cetakan: I, Juni 2016
Jumlah halaman: x + 198 hlm.
ISBN: 978-602-291-200-2

Blurp:
Bagi Etgar Keret, hidup di daerah konflik tidak melulu tentang penderitaan. Lewat cara pandangnya yang unik dan jenaka, Keret selalu optimis bahwa segalanya akan baik-baik saja.

March 21, 2020

Review Buku 'Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982'



Identitas Buku:
Judul: Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
Penulis: Cho Nam-Joo
Alih bahasa: Iingliana
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: II, Desember 2019
Jumlah halaman: 192 hlm.
ISBN: 9786020636191

Blurp:
Kim Ji-yeong adalah anak perempuan yang terlahir dalam keluarga yang mengharapkan anak laki-laki, yang menjadi bulan-bulanan para guru pria di sekolah, dan yang disalahkan ayahnya ketika ia diganggu anak laki-laki dalam perjalanan pulang dari sekolah di malam hari.

March 4, 2020

1917 (2019): Bukan Film Perang Biasa

[99.9% no spoiler, jarang-jarang ini]

IMDb.com

Hari itu, Minggu 26 Januari 2020, saya dan kak @givemesusshi seperti biasa ngobrol lewat DM Twitter tentang apa pun. Kak Eya (admin akun @givemesusshi) menyinggung soal film 1917, mau nonton katanya sebelum turun layar. Dari percakapan di DM itu saya tau kalau film 1917 adalah film tentang perang.

Udah. Masih belum heboh karena sok sekali menganggap film itu angin lalu karena nggak tertarik soal peperangan.