February 8, 2017

Review Buku 'The Naked Traveler 7'


Identitas Buku
Judul: The Naked Traveler 7
Penulis: Trinity
Penerbit: B First (PT Bentang Pustaka)
Jumlah halaman: x + 268 hlm
Cetakan: I, Juli 2016

Blurp
Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Trinity kali pertama menuliskan rekaman perjalanannya melalui blog naked-traveler.com. Siapa sangka perjalanan demi perjalanan ke hampir seluruh provinsi di Indonesia dan 73 negara di dunia, mengantarkannya pada 13 judul buku, termasuk buku ke-7 dari seri The Naked Traveler ini.

Trinity menumpahkan hal-hal seru, yang bikin senang, kesal, geli, haru, sedih, dan bikin nagih, yang lagi-lagi menularkan virus untuk traveling. Dari perjalanan menyaksikan pesona India yang bersalju di Kashmir, berpesta 3 hari saat karnaval di Seychelles, camping bersama singa di Tanzania, mengikuti kapal ekspedisi penelitian bawah laut di Pulau Koon, mencoba aktivitas pemompa adrenalin di New Zealand, terbakar matahari setelah siklon di Fiji, hingga bertemu dinosaurus terbesar sedunia di Kanada.

Yasmin--partner traveling di #TNTrtw, kali ini turut berkontribusi menuliskan satu-satunya pengalaman yang tidak mungkin dimiliki Trinity: naik haji. Pengalaman #YasminNaikHaji menambah keseruan buku ini. Lewat kisahnya, selain menunaikan haji, Yasmin juga mengeksplorasi Mekah dan Madinah dengan cara berbeda.

Review
Cover buku The Naked Traveler 7 (TNT 7) ini terbilang sederhana, warna dasar biru dengan tulisan judul buku warna kuning serta garis-garis gambar gunung dan pantai warna putih. Kontras tapi simpel dan nggak bikin sakit mata. Perancang dan ilustrasi cover oleh Rony Setyawan.

Ilustrasi-ilustrasi di dalam buku sangat cantik. Berwarna, lucu-lucu, luv banget! Saya nggak begitu suka sama ilustrasi-ilustrasi di buku TNT 1-4, selain warnanya monoton juga bentuknya kurang lucu hehe. Ilustrasi di dalam buku TNT 7 oleh Upiet.
Foto-foto dokumentasi pribadi Trinity semua tercetak jernih, bagus-bagus, dan bikin mupeng pingin segera jalan-jalan juga. Huhuhu. Kualitas fotonya terbaiklah di buku ketujuh ini.

Semua negara yang dikunjungi Trinity (dan Yasmin) sudah ada di blurp, nggak usah saya tulis ulang ye. Gaya bahasa Trinity (dan Yasmin) tentu saja ringan, jujur, kocak, dan sarat informasi. Sudah jadi ciri khas. Hampir semua cerita menarik untuk dibaca. Favorit saya adalah cerita tentang sungai Gangga dan salju di India (mengungkap sisi keindahan negara tersebut); safari di Tanzania, Afrika (asli bikin iri!); pengalaman di Fiji pasca badai (saya tertarik dengan negara Fiji karena EXO pernah kesana hahaha, tetep K-Pop dibawa-bawa); jalan-jalan Trinity di Kanada (eh iya di buku ini ada tips pakaian liburan di musim dingin); dan serba-serbi pakaian jamaah haji dari seluruh penjuru dunia oleh Yasmin (fyi Yasmin naik haji di saat insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram dulu terjadi).

(Baca juga: [Books] My Opinion about The Naked Traveler 1 YEAR Round-the-World-Trip Part 1-2)

Quote
"Kita sesungguhnya cuma setitik debu alay di alam semesta. Maka, sangat mengherankan kalau ada orang petentengan sok merasa paling hebat. Situ oke?" -Yasmin (hlm. 72)

Rating
5❤ / 5❤

No comments:

Post a Comment