March 17, 2017

Becoming Less Creative

source

Miris rasanya saat saya menatap jumlah postingan bulan ini yang hanya sebiji aja. Minggu lalu nggak update tulisan sama sekali karena berbagai macam alasan mulai dari nggak enak badan sampai nggak enak hati. Padahal sudah ada ide untuk nulis cerita jalan-jalan satu hari ke Madura dan Surabaya. Nyatanya sampai saat ini tulisan tersebut nggak terbit-terbit di blog ini. Malah kali ini yang saya posting adalah tulisan curhat, hahaha. Curhat memang topik paling gampang.


Well bulan ini pikiran saya lagi sumpek banget, nggak jelas alasannya apa. Udah kayak PMS, tapi PMS-nya sebulan. *sigh* Kepala rasanya ruwet apalagi pas lagi kerja, ngahaha. Nggak, saya nggak ngeluh. Saya hanya menumpahkan unek-unek biar benang kusut di kepala ini sedikit terurai. Jadi gini, saya anaknya ogah ribet. Kebetulan bertemu dengan orang yang tipenya ribet banget, masalah simpel jadi rumit dan berbelit-belit sehingga sesuatu yang kami tangani bersama nggak kelar-kelar. It frustrates me so much, ugh. (Semoga urusan ini cepat beres, aamiin. Minta doanya ya tq.)

Pelarian saya pas lagi di rumah ya akhirnya nonton oppa-oppa Seventeen lol. Efek positifnya saya bisa ketawa-ketawa waktu lagi nonton, efek negatifnya pekerjaan lain (seperti proyek March Doodle Challenge dan posting blog minimal seminggu sekali) terbengkalai wkwkwk. Nggak solutif, duh. Ya mau gimana, pingin nonggo juga tetangga kanan-kiri buibu semua. Topik yang kami omongkan nggak banyak nyambungnya. *lacks of social communication skill* *cries*

source

Ngomong-ngomong soal posting blog, saya kemarin blog walking ke sebuah blog yang mereview video musik-video musik Seventeen. Setelah saya kepo lebih dalam, ternyata yang punya blog ini masih high schooler. Saya kagum sama dia karena di tengah kesibukan mikir tugas dan UAS, masih sempat update blog. Bahkan topik jalanan berlubang aja bisa jadi topik yang menghibur. Anak sekolah mah urusannya memang nggak sebanyak orang yang udah kerja. Kalau ada yang bilang begitu, mohon maaf saya agak kurang setuju. Karena semua orang punya kesibukan sendiri-sendiri sesuai umur dan status yang nggak bisa dibandingkan satu sama lain. Semua ini menurut saya adalah urusan skala prioritas, resiko perkejaan dan status, serta cara membagi waktu. Ahem. #selfreminder

Balik lagi ke topik sederhana tentang jalanan berlubang yang diolah menjadi tulisan menghibur, saya kemudian merenung kenapa saya nggak bisa ngangkat topik sederhana menjadi tulisan yang menarik. Hmmm...saya terlalu banyak pertimbangan untuk nulis. Takut mengekspos diri berlebihan, takut nggak sesuai niche blog (padahal blog ini juga nggak ber-niche lolol), takut gimana kalau di masa depan blog ini nggak berkembang. Mikir kejauhan inilah yang membuat saya menjadi pribadi yang kurang kreatif dari hari ke hari. *toyor diri sendiri*

Udah lah tujuan awal ngeblog kan biar nggak stres, kalau ngeblog justru bikin stres berarti ada yang salah. Let go with the flow aja udah. *menasehati diri sendiri*

(Baca juga: Kenapa Nulis Blog?)

Ini tadi nemu satu quote menarik dan menggambarkan suasana kalut pikiran saya saat ini. Mayan buat penyemangat. Hasil searching di buzzfeedSaya lampirkan setelah paragraf ini sebagai penutup. See you!


2 comments:

  1. Ayooo semangat posting mba :) dijadwal juga bisa biar lebih terpacu idenya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih nahla, sarannya boleh juga tuh😀

      Delete